Berita

Kolase foto Prabowo Subianto dan Bahlil Lahadalia/RMOL

Politik

Bahlil Layak Diganti Imbas Kebijakan LPG 3 Kg

SELASA, 04 FEBRUARI 2025 | 20:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gas LPG 3 kilogram (kg) yang langka belakangan ini, memunculkan tuntutan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan reshuffle. Terutama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. 

Pakar ilmu pemerintahan Efriza menilai, fenomena kelangkaan LPG 3 kg sangat dirasakan masyarakat disinyalir karena kebijakan yang tidak dikoordinasikan kepada Presiden Prabowo. 

"Ini membuktikan Presiden Prabowo harus segera melakukan reshuffle kabinet," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL pada Selasa, 4 Februari 2025.


Pengamat politik dari Citra Institute itu meyakini, tata kelola kebijakan pemerintahan seharusnya diketahui oleh Presiden Prabowo, sehingga dia meyakini ada yang salah dari koordinasi kebijakan LPG 3 kg. 

"Dari kasus gas LPG 3 kg ini menunjukkan keinginan Presiden tentang berpihak kepada masyarakat malah 'jauh panggang dari api'. Malah yang terjadi kebijakan yang menyengsarakan masyarakat," tuturnya.

"Ini menunjukkan ada kecenderungan menteri Prabowo yang tidak mau menjalankan arahan maupun keinginan dari visi-misi Presiden," sambung Efriza menegaskan. 

Oleh karena itu, dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) itu mendorong Presiden Prabowo untuk segera mereshuffle menteri yang menangani urusan gas. 

"Jika tidak kasus-kasus seperti ini akan sering terjadi," tambahnya mewanti-wanti.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya