Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Heboh Rupiah Rp8.100 per Dolar AS, BI Buka Suara

SABTU, 01 FEBRUARI 2025 | 19:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) mengklarifikasi informasi yang beredar mengenai nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditampilkan Google di kisaran Rp8.100 per Dolar AS.

Dalam keterangannya, BI menegaskan bahwa angka tersebut tidak mencerminkan nilai tukar resmi, dan pihaknya sedang berkoordinasi dengan Google Indonesia untuk mengoreksi kesalahan tersebut.

“Level nilai tukar USD/IDR Rp8.100-an sebagaimana yang ada di Google bukan merupakan level yang seharusnya. Data Bank Indonesia mencatat kurs Rp16.312 per Dolar AS pada tanggal 31 Januari 2025,” ujar Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, Sabtu 1 Februari 2025.


Fenomena ini sempat menghebohkan warganet di platform X, dengan banyak yang mempertanyakan keakuratan informasi tersebut.

Unggahan terkait kurs dolar anjlok ke Rp8.100 telah mendapat ribuan respons dan menimbulkan spekulasi, termasuk dugaan adanya kesalahan sistem atau faktor politik.

“Pas cek harga emas dan perak kok turun, ternyata dicek di Google 1 Dollar setara 8 ribu Rupiah. Beneran 8 ribu apa ada masalah pada sistem Google ya? Ada apa ini?” tulis akun @harrysofian.

Sementara salah satu komentar yang menarik perhatian berbunyi, “Apakah ini Prabowo effect?” tulis akun lain.

Hingga saat ini, BI masih terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan informasi nilai tukar yang ditampilkan di mesin pencari sesuai dengan data yang valid.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya