Berita

Staf Ahli Badan Gizi Nasional, Prof Ikeu Tanziha (kiri) dalam acara temu media di Kementerian Kesehatan, Senin, 21 Januari 2025/RMOL

Politik

BGN Akui Hadapi Tantangan Berat di Awal Produksi MBG

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 16:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto menghadapi tantangan yang tidak mudah pada awal pelaksanaan.

Hal ini diungkap Staf Ahli Badan Gizi Nasional (BGN), Prof Ikeu Tanziha, dalam acara temu media di Kementerian Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa 21 Januari 2025.

Ikeu mengatakan, dua minggu pertama adalah masa paling berat bagi para ahli gizi dan tim produksi makanan.


"Ahli gizi mungkin tidurnya kurang. Masaknya dimulai dari jam satu malam, sehingga mereka harus memastikan SOP (Standar Operasional Prosedur) tetap dijalankan," ungkap Prof Ikeu.

Tak hanya itu, para pekerja juga harus menyesuaikan diri dengan pola kerja baru yang sangat berbeda dari biasanya. Hal ini membuat kemungkinan adanya kekurangan pada tahap awal produksi menjadi hal yang sulit dihindari.

"Jadi mohon dimaklumi kalau dalam dua minggu pertama banyak kekurangan, karena ini membuat makanan massal," jelasnya.

Kendati begitu Ikeu memastikan dengan kerja sama yang baik, proses produksi makan bergizi gratis yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo dapat berjalan lebih lancar ke depannya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya