Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Wall Street Berakhir di Zona Hijau, Dow dan Nasdaq Sumringah

RABU, 15 JANUARI 2025 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat di Wall Street ditutup semarak, di tengah pantauan investor yang terus mencermati data inflasi.

Dikutip dari Reuters, Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 197,27 poin, atau 0,47 persen, menjadi 42.495,92 pada perdagangan Selasa 14 Januari 2025, atau Rabu pagi WIB.

S&P 500 naik 17,16 poin, atau 0,30 persen, menjadi 5.853,64. Sementara Nasdaq Composite Index meningkat 37,38 poin, atau 0,20 persen, menjadi 19.125,48.


Saham-saham melesat setelah laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan indeks harga produsen (PPI) naik kurang dari ekspektasi pada Desember. Meski demikian, laporan tersebut tidak mempengaruhi ekspektasi tentang kemungkinan arah kebijakan moneter Federal Reserve tahun ini.

Analis menilai, perdagangan kali ini cukup optimis meskipun masih dibayangi kekhawatiran tentang arah suku bunga.
 
"Ada reli yang melegakan di awal sesi, tetapi itu menunjukkan bahwa ada tingkat ketidakpastian yang melekat di luar sana tentang ke mana arah suku bunga dan the Fed," kata Chris Fasciano, Chief Market Strategist Commonwealth Financial Network.

"Sekarang kita akan melihat apa yang akan terjadi besok pagi (Rabu malam WIB)," katanya tentang laporan CPI.

Sektor healthcare mencatat kinerja terburuk dari 11 sektor utama S&P di mana saham Eli Lilly jatuh 6,7 persen setelah memperkirakan penjualan obat penurun berat badan, Zepbound, di bawah ekspektasi.

Saham Boeing juga jatuh 2 persen setelah pengiriman tahunan pabrikan pesawat itu turun pada 2024 ke level terendah sejak pandemi.

Merck & Co serta Nike merosot  masing-masing 1,32 persen  dan Nike 1,26 persen.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya