Berita

Ilustrasi ekspor motor/Net

Otomotif

Naik Tipis, Lebih dari 570 Ribu Motor Diekspor Sepanjang 2024

SELASA, 14 JANUARI 2025 | 13:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Angka penjualan motor baik untuk ekspor maupun domestik menunjukkan peningkatan pada 2024. 

Menurut data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), pada 2024, ekspor motor Indonesia mencatatkan angka 572.506 unit. Angka tersebut naik sedikit dibandingkan angka ekspor motor 2023 yaitu sebanyak 570.004 unit. 

Meski lebih besar dari 2023, ekspor motor Indonesia sepanjang 2024 belum menyamai catatan ekspor pada 2019 yang mencapai 810.433 unit, juga pada 2021 yang mencatatkan angka 803.931 unit.


Adapun negara-negara tujuan ekspor motor asal Indonesia di antaranya Bangladesh, Timor Leste, hingga negara-negara Timur Tengah dan Eropa.

Untuk segmentasinya, dari 572.506 unit motor yang diekspor Indonesia pada 2024, didominasi oleh motor jenis skuter sebesar 50,06 persen, lalu motor jenis underbone atau motor bebek (25,48 persen), dan sisanya 24,45 persen merupakan motor jenis sport.

Sementara untuk pasar domestik, industri motor di Indonesia telah menjual 6,3 juta unit motor sepanjang 2024. Artinya, AISI telah mencapai target penjualan motor, yang diproyeksikan antara 6,2 juta hingga 6,5 juta unit.

Sepanjang Januari-Desember 2024, penjualan motor di Indonesia mencatatkan angka 6.333.310 unit. Naik dari angka penjualan motor 2023 yang mencapai 6.236.992 unit.

Kemudian secara segmentasi, dari 6,3 juta unit motor yang terjual tahun lalu sebanyak 90,39 persen didominasi oleh motor jenis skutik, lalu underbone atau motor bebek sebesar 5,40 persen, dan motor sport sebesar 4,21 persen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya