Berita

Presiden Prabowo Subianto saat memberikan retreat kepada jajaran menteri Kabinet Merah Putih/Istimewa

Politik

Prabowo juga Akan Beri Retreat untuk Kepala Daerah Terpilih

SENIN, 13 JANUARI 2025 | 16:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan memberikan pembekalan kepada para kepala daerah terpilih, seperti yang diterapkan usai melantik jajaran menteri di Kabinet Merah Putih.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) RI, Hasan Nasbi, saat ditemui di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 13 Januari 2025.

Dia menjelaskan, pembekalan atau retreat yang diterapkan kepada para menteri Kabinet Merah Putih juga akan diberlakukan kepada para kepala daerah terpilih 2024.


Hasan menyebutkan retreat yang diberikan kepada para kepala daerah terpilih, akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.

"Kalau retreat sama kepala negara kan," ujar Hasbi.

Hasan menambahkan, perihal teknis pelaksanaan retreat kepala-kepala daerah terpilih 2024, menjadi tanggung jawab dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Kalau detailnya (teknis pelaksanaan retreat) sama Pak Mendagri. Kan kegiatannya pasti sama Mendagri," jelasnya.

Lebih lanjut, Hasan menyebutkan alasan diadakannya retreat untuk pasangan pimpinan daerah terpilih hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024, yang tidak jauh berbeda dari retreat para menteri Kabinet Merah Putih.

"Biar kompak, biar paham arah pembangunan negara, terus apa yang menjadi prioritas-prioritas Presiden (Prabowo)," demikian Hasan. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya