Berita

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas)/Ist

Bisnis

Zulhas Janji Bulog Beli Gabah Petani Rp6.500

SENIN, 13 JANUARI 2025 | 14:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) berjanji pemerintah melalui Bulog bakal membeli gabah dari petani sebesar Rp6.500 saat musim panen tiba. Menurutnya, hal itu sejalan dengan arahan dari Presiden Prabowo agar Harga gabah tidak anjlok saat musim panen tiba. 

"Pesan dari Bapak Presiden Prabowo, kemarin malam, jangan sampai jelang panen raya gabah harganya jatuh di Bawah Harga yang sudah ditetapkan pemerintah yakni Rp6.500," kata Zulhas saat melakukan Kick Off Panen Raya di Seri Menanti, Banyuasin, Sumatera Utara, Senin, 13 Januari 2025. 

Ketua Umum PAN ini mengatakan bahwa panen raya sendiri diprediksi akan berlangsung pada awal Februari 2025. Nantinya, puncaknya akan berlangsung pada Maret hingga April mendatang.


"Kita barusan panen padi di Banyuasin. Ini sudah mulai panen dan Februari masuk panen raya Maret sampai April puncaknya yang paling penting tugas kita adalah membeli gabah petani dengan Harga Rp 6.500," jelasnya. 

Untuk teknis pembelian, Zulhas mengatakan, saat ini, Bulog masih dalam proses menyelesaikan perjanjian dengan pabrik-pabrik penggilingan padi diseluruh Indonesia.

"Pabrik (penggilingan) padi akan dibeli berasnya oleh Bulog kalau (pabrik penggilingan padi) membeli gabah (dari petani) senilai Rp 6.500. Kalau tidak maka Bulog tidak akan membeli beras dari pabrik-pabrik (penggilingan) padi itu. Maka Bulog yang akan membeli beras langsung gabah ke petani," tutup Zulhas

Turut mendampingi Menko Pangan dalam Kick Off Panen Raya di Banyuasin hari ini, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, PJ Gubernur Sumsel Elen Setiadi, PJ Bupati Banyuasin Muhammad Farid, Kapolres, serta Dandim Banyuasin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya