Berita

Hyundai Inster/Net

Otomotif

Sasar Pasar Jepang, Hyundai Perkenalkan EV Inster dengan Jarak Tempuh 229 Mil

SABTU, 11 JANUARI 2025 | 13:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jepang akan memiliki kendaraan listrik yang jauh lebih ekonomis dibandingkan yang ada saat ini.

Hal itu diklaim oleh Hyundai Motor Korea Selatan yang mengatakan bahwa mereka akan memperkenalkan mobil listrik kompak termurah di Jepang, untuk menembus pasar yang didominasi oleh raksasa otomotif local. 

Mobil listrik ini dibekali dengan teknologi kendaraan hibrida bensin-listrik (EV) yang mapan.


Meskipun teknologinya sudah canggih, tampilannya jauh lebih mini dengan jarak tempuh hingga 229 mil sekali pengisian daya.

Dikutip dari Reuters, Sabtu 11 Januari 2025, kendaraan listrik dengan nama Inster ini mengikuti upaya merek asing seperti Tesla untuk memasuki negara yang mengalami lambatnya penggunaan EV. 

Hyundai mengatakan paa Jumat 10 Januari 2025 bahwa Inster meramaikan pasar Jepang dengan pendekatan dan strategi harga minim dari pembuat EV terkemuka di Tiongkok, BYD.

Label harga model awal sebesar 2,85 juta Yen atau sekitar Rp291 juta. Sementara BYD masih di sekitaran 3,6 juta Yen atau sekitar Rp371 juta. 

Inster, yang memulai debutnya di Eropa tahun lalu setelah diluncurkan di Korea Selatan sebagai Casper Electric, telah dibuka untuk pesanan dari pelanggan Jepang mulai Jumat. 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya