Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Pasar Asia Pasifik Anjlok, Topix Turun 0,45 Persen

RABU, 08 JANUARI 2025 | 09:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada Rabu 8 Januari 2025.  

Dikutip dari CNBC, Nikkei 225 Jepang dibuka 0,57 persen lebih rendah, sementara Topix turun 0,45 persen. 

Kospi Korea Selatan naik 0,28 persen, sedangkan Indeks Kosdaq terlihat datar.


Saham raksasa teknologi Korea Selatan Samsung Electronics naik lebih dari 1 persen. Pembuat chip memori terkemuka dunia itu mengatakan laba operasinya untuk kuartal yang berakhir pada 31 Desember akan menjadi sekitar 6,5 triliun Won atau sekitar 4,47 miliar Dolar AS, meleset dari estimasi LSEG sebesar 7,7 triliun Won.

S&P/ASX 200 Australia diperdagangkan sedikit di bawah garis datar.

Pelemahan ini mengikuti apa yang terjadi di wall Street ketika bursa ekuitas Wall Street anjlok yang dipicu oleh aksi jual di pasar obligasi, setelah serangkaian data ekonomi  meningkatkan kekhawatiran.

Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong terakhir diperdagangkan pada 19.447, menunjukkan pembukaan yang datar karena HSI terakhir ditutup pada 19.447,58.

Para pedagang di Asia akan terus memantau perkembangan terkait perusahaan teknologi China Tencent Holdings, yang sahamnya anjlok hampir 8 persen pada hari Selasa setelah dimasukkan dalam daftar "perusahaan militer China" Departemen Pertahanan AS.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya