Berita

Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang tiba di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa, 7 Januari 2025/RMOL

Politik

Panja DPR Lapor Hasil Penetapan Biaya Haji ke Prabowo

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 16:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Panitia Kerja (Panja) Haji DPR datang ke Istana Merdeka Jakarta untuk melaporkan hasil penetapan biaya haji 2025 kepada Presiden Prabowo Subianto pada Selasa, 7 Januari 2025. 

Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang tiba di kompleks istana bersama Ketua Panja Haji, Abdul Wachid, dan Wakil Ketua Panja Haji, Abidin Fikri, serta jajaran panja lainnya. 

Marwan menjelaskan bahwa kedatangan panja DPR hanya untuk melaporkan hasil kesepakatan pembiayaan perjalanan haji untuk 2025 yang turun menjadi Rp55,4 juta.


"Tentu perjalanan panja yang sudah menetapkan ini kita bisa melaporkan koreksi terhadap pembiayaan selama ini, jadi ada penurunan," ungkapnya.

Marwan menjelaskan bahwa atas arahan Prabowo, pemerintah berusaha melalukan efisiensi biaya haji sehingga mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

"Tentu ini kita punya moral menurunkan koreksi ini karena bapak presiden sudah statement bahwa ongkos haji harus menurunkan layanan membaik," ujar Marwan.

Menurut penjelasan Marwan, upaya penurunan itu cukup menantang mengingat nilai kurs Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (AS) tengah naik, belum lagi biaya pengenaan pajak dari pihak Arab Saudi.

"Kalau dari sisi kurs yang tahun lalu 15.400 dolar AS sekarang sudah 16.000 dolar AS, kemudian berbagai pengenaan pajak di Saudi mestinya ongkos haji naik," kata dia. 

Setelah melalukan koreksi pada beberapa item haji, akhirnya pemerintah berhasil menurunkan biaya haji tahun ini.
 
"Kita mendapatkan beberapa poin di item-item pembiayaan haji itu ada yang perlu dikoreksi maka hasilnya turun dari Rp93,4 juta, tahun lalu sekarang jadi Rp 89,4 juta ya sekitar Rp4 jutaan turun," paparnya.

Disebutkan Marwan, Jemaah yang tahun lalu membayar sekitar Rp56 juta kini turun menjadi Rp55 juta.

"Dikurangi uang daftar awal 25 juta kemudian jemaah mendapatkan virtual akun 2,1 juta maka jamaah kira2 melunasi nanti 27,9 juta tergantung jarak yang menjadi Embarkasi," tambahnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya