Berita

Direktur Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa 7 Januari 2025/RMOL

Politik

Tak Seperti Jokowi, Prabowo Sangat Paham Ideologi Kerakyatan

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 15:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto dinilai telah matang secara ideologis, sehingga fokus bangsa kini harus beralih pada percepatan implementasi gagasan.

Hal ini disampaikan Direktur Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan, saat memberikan sambutan dalam diskusi bertajuk Paparan Pembangunan Indonesia 2025: Harapan dan Tantangan yang digelar di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa 7 Januari 2025.

"Nggak usah kita ajarin lagi Presiden kita. Kalau yang lama (Presiden ke-7 RI, Joko Widodo) kita ajarin tuh ideologinya. Kalau yang sekarang nggak perlu diajarin, Pak Prabowo ini lebih pintar daripada kita soal ideologi," kata Syahganda.


Dengan modal yang dimiliki Prabowo tersebut, Syahganda tidak heran jika Presiden ke-8 RI itu  masuk dalam 10 besar pemimpin dunia yang diprediksi mampu memberikan pengaruh besar di tahun 2025. 

Hal ini sebagaimana yang dimuat Media asing The Straits Times yang merilis daftar 'Meet the 10 World Leaders to Watch in 2025' yang dirilis pada Sabtu, 4 Januari 2025, salah satu di antaranya adalah Prabowo.

Menurutnya, tugas utama saat ini adalah menjembatani gagasan besar Presiden Prabowo untuk diimplementasikan secara konkret dalam pembangunan bangsa. 

"Jadi sudah selesai Prabowo ideologi kerakyatannya, tinggal kita menjembatani bagaimana membantu Prabowo, bagaimana caranya ide-ide Pak Prabowo bisa kita langsung implementasikan," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara siang ini, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, sebagai keynote speaker, dan Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, sebagai salah satu pembicara diskusi.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Vatikan Tolak Gabung Board of Peace, Ingin Konflik Palestina Diselesaikan PBB

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:18

Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Perabot dan Ekonomi hingga Rp8 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:56

KPK Panggil Petinggi PT Niogayo Bisnis Konsultan terkait Suap Pajak

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36

Pemeriksaan Mantan Menhub Budi Karya di KPK Dijadwal Ulang

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:24

Pajak: Gelombang Protes dan Adaptasi Kebijakan Pusat

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:20

Tujuh Jukir Liar di Pasar Tanah Abang Diamankan

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:17

Tiga Bos Swasta di Kasus Korupsi Proyek Kantor Pemkab Lamongan Dipanggil KPK

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:15

Sambut Ramadan, Prabowo Sedekah 1.455 Sapi untuk Tradisi Meugang Aceh

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:07

Sembako Diaspora Malaysia untuk Warga Aceh Tertahan di Bea Cukai

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:02

85 Negara Anggota PBB Kecam Upaya Israel Ubah Status Tanah Tepi Barat

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:54

Selengkapnya