Berita

Representative Image/Net

Dunia

Rusia Resmi Hentikan Ekspor Gas ke Eropa Per 1 Januari 2025

RABU, 01 JANUARI 2025 | 16:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Raksasa energi Rusia Gazprom mengumumkan keputusannya menghentikan ekspor gas yang melalui pipa Ukraina ke Eropa mulai Rabu, 1 Januari 2024 pukul 08.00 waktu Moskow. 

Kesepakatan transit gas selama lima tahun antara Gazprom dan Naftogaz Ukraina berakhir pada dini hari tanggal 1 Januari 2025. 

Sementara Kyiv berulang kali mengatakan tidak akan memperpanjang perjanjian tersebut di tengah perang.


“Karena penolakan berulang kali dan jelas dari pihak Ukraina untuk memperbarui perjanjian ini, Gazprom kehilangan kemampuan teknis dan hukum untuk memasok gas untuk transit melalui wilayah Ukraina mulai 1 Januari 2025,” kata Gazprom dalam unggahan di Telegram, seperti dimuat Reuters. 

“Mulai pukul 08.00 waktu Moskow, pasokan gas Rusia untuk transportasinya melalui wilayah Ukraina tidak dilakukan," tambah pernyataan itu. 

Ukraina mengatakan transit gas alam Rusia melalui wilayahnya telah dihentikan sejak pukul 7 pagi waktu setempat dengan alasan keamanan nasional.

Penghentian rute gas tertua Rusia ke Eropa mengakhiri hubungan yang menegangkan selama satu dekade yang dipicu oleh perebutan Krimea oleh Rusia pada tahun 2014.

Rusia masih mengekspor gas melalui jaringan pipa TurkStream di dasar Laut Hitam.

Uni Eropa menggandakan upayanya untuk mengurangi ketergantungannya pada energi Rusia setelah pecahnya konflik militer di Ukraina pada tahun 2022 dengan mencari sumber alternatif.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya