Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi/Ist

Politik

3 Kekuatan Politik Muncul Pasca 2024, Jokowi Masih Berpengaruh?

RABU, 01 JANUARI 2025 | 14:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinamika politik 2024 telah melahirkan tiga golongan penguasa yang berpengaruh dalam peta politik Indonesia. Ketiga golongan itu adalah penguasa baru, mantan penguasa, dan penguasa hybrid.

Hal ini disampaikan analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensat kepada RMOL, Rabu 1 Januari 2025.

Hensat menjelaskan, penguasa baru adalah mereka yang kini berkuasa, seperti Presiden Prabowo Subianto dan Partai Gerindra. Mantan penguasa diwakili oleh PDI Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri. 


Sementara itu, penguasa hybrid merupakan gabungan antara penguasa lama dan penguasa baru. Sosok yang mewakili golongan ini adalah Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi.

"Penguasa hybrid ini melengkapi dua golongan sebelumnya, meskipun masa jabatannya akan berakhir, penguasa hybrid masih memiliki pengaruh besar melalui jaringan politik dan kepuasan publik yang tinggi," kata Hensat.

Hensat menilai, meskipun masa jabatan Jokowi telah berakhir, pengaruhnya masih terasa kuat. Hal ini terlihat dari keberadaan orang-orang dekatnya di kabinet Prabowo, serta terpilihnya putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai wakil presiden.

“Pak Jokowi di ujung masa jabatannya ternyata kepuasan publiknya juga masih tinggi. Jadi, kalau pertanyaannya masih berkuasa atau tidak? Secara pengaruh, beliau masih besar, tapi secara hukum, dia tidak lagi berkuasa,” kata Hensat.

Menurut Hensat, interaksi antara ketiga golongan ini menciptakan dinamika politik yang menarik. Ada semacam tarik-menarik, bahkan politik sandera, antara penguasa baru dan mantan penguasa yang sama-sama punya kekuatan politik besar.

Hensat juga mencatat bahwa hubungan baik antara Jokowi dan Prabowo merupakan fenomena baru. Sebelumnya, hubungan antar-presiden sering diwarnai gesekan, seperti dari Soekarno ke Soeharto, atau dari Soeharto ke Habibie dan Megawati Soekarnoputri ke Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya harap rakyat dapat terus memantau bagaimana ketiga golongan ini berinteraksi karena ini akan mempengaruhi kebijakan serta arah pemerintahan ke depan," tandas Founder Lembaga Survei Kedai KOPI itu.



Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya