Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Saham-saham Eropa Melesat di Penghujung Tahun, STOXX 600 ditutup Naik 2,77 Poin

RABU, 01 JANUARI 2025 | 13:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa mencatat kinerja kuartalan terburuk dalam lebih dari dua tahun. 

Ketidakpastian seputar suku bunga dan kebijakan pemerintahan Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, menghentikan reli yang mendorong sejumlah pasar ke rekor tertinggi tahun ini.

Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup naik 0,55 persen atau 2,77 poin menjadi 507,62 pada sesi perdagangan terakhir 2024, Selasa 31 Desember 2024 atau Rabu WIB. 


Meski demikian, STOXX 600 mencatat penurunan kuartalan sekitar 3 persen - terbesar sejak Juli 2022. 

Indeks FTSE 100 Inggris ditutup menguat 0,64 persen atau 52,01 poin menjadi 8.173,02. Sementara CAC Prancis melesat 0,92 persen atau 67,18 poin jadi 7.380,74.

Sebagian besar pasar tutup karena liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Bursa Jerman, Italia, dan Swiss sudah pada  Selasa, sementara pasar di Prancis, Spanyol, dan Inggris tutup lebih awal. 

Analis mengatakan, investor bersikap hati-hati terutama di saat libur panjang Nataru. Ketidakpastian atas kebijakan moneter dan prospek ekonomi di bawah kepemimpinan Trump membuat Investor terus menunggu dan mengamati. 

Saham Eropa mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada September lalu, mengikuti lonjakan yang didorong AI di Wall Street dan didukung pemotongan suku bunga dari Bank Sentral Eropa.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya