Berita

Ilustrasi/LABA

Bisnis

LABA Pasok Baterai Listrik untuk SNE hingga 2029, Total 6 Ribu Unit

SABTU, 28 DESEMBER 2024 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pendistributor produk baja dan turunan baja, PT Green Power Group Tbk (LABA), bakal memasok sebanyak 6.000 unit baterai kendaraan bermotor listrik roda tiga ke Safago New Energy (SNE).

Direktur Utama LABA, William Ong menjelaskan, perseroan akan menyediakan battery pack yang akan dilakukan melalui sistem penyewaan.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Sabtu 28 Desember 2024, dijelaskan bahwa LABA akan memasok baterai berkapasitas 72V 100AN setiap tahun hingga 2029. Baterai tersebut akan dikirimkan secara bertahap yaitu  600 unit untuk kuartal pertama, 1.200 unit untuk kuartal kedua, 1.800 unit untuk kuartal tiga dan 2.400 unit untuk kuartal empat.


Sementara itu, SNE sebagai operator akan mengenakan biaya pengelolaan atau management fee sebesar 15 persen dan sisa pendapatan operasional sebesar 85 persen akan dibagi menjadi dua bagian, yaitu 70 persen milik SNE dan 30 persen sebagai biaya sewa baterai yang disediakan perseroan.

"Nantinya kendaraan bermotor listrik roda tiga ini akan digunakan sebagai fleet kendaraan angkut oleh perusahaan ritel, logistik dan lainnya," kata William.

Kerja sama strategis ini merupakan bagian dari tindak lanjut penandatanganan kerja sama terkait penyewaan baterai kendaraan bermotor listrik roda tiga yang akan dijalankan. Kesepakatan tersebut terjadi pada 26 Desember 2024.

Selanjutnya disampaikan, Informasi atau fakta material yang diungkapkan tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha LABA.

Saat ini LABA tengah berfokus pada bisnis energi baru dan terbarukan (EBT). Fokus utama perseroan yakni memasok battery pack untuk kendaraan komersil seperti motor listrik, truk listrik, bus listrik, serta mobil listrik.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya