Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Berkapasitas Negarawan, Megawati Tidak Perlu Cawe-cawe soal Hasto

KAMIS, 26 DESEMBER 2024 | 15:25 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sikap Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang siap pasang badan jika Sekjen Hasto Kristiyanto menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebaiknya dipikirkan lebih matang. 

Pasalnya, kapasitas Presiden ke-5 RI itu merupakan sosok negarawan yang menjadi suri teladan bangsa.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menyatakan bahwa alangkah baiknya jika Megawati bisa menahan diri dalam meredam ketegangan di publik.


“Memang ada istilah secara tidak langsung, bahwa jika mengorek Hasto ya sama saja mengorek dia (Megawati). Tapi sebaiknya Bu Mega sebagai negarawan tidak perlu cawe-cawe terhadap proses hukum yang sedang berjalan,” kata Jerry dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis, 26 Desember 2024. 

Sebagai negarawan dan seorang yang patriotik sejati, Megawati tidak berkomentar negatif dan menyerahkan seluruhnya ke KPK, lembaga antirasuah yang diresmikannya sewaktu menjadi presiden.

Lanjut, Jerry sikap Prabowo bisa menjadi contoh ketika anak buahnya Budi Arie Setiadi menjalani pemeriksaan di Bareskrim terkait kasus judi online (judol).
     
"Kalau saya nilai Ibu Megawati akan dikenang sebagai negarawan sejati seperti Prabowo jika dia tak mau mengambil alih dan ikut terlibat ketika ada anak buahnya terjerat atau tersangka, dia tak mau take over," bebernya.

"Seperti kemarin contohnya Prabowo, ketika menterinya dia, Budi Arie diperiksa terkait judol. Dia tidak berkomentar yang aneh-aneh. Nah itu bagus, seorang patriotisme," pungkas Jerry.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya