Berita

Mobil yang menabrak kerumunan orang di pasar Natal Magdeburg, Jerman/AFP

Dunia

Pria Arab Seruduk Pasar Natal, Dua Orang Tewas - Puluhan Luka-luka

SABTU, 21 DESEMBER 2024 | 13:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah mobil menabrak kerumunan orang di pasar Natal Magdeburg, Jerman, pada Jumat 20 Desember 2024 malam waktu setempat.

Insiden itu menyebabkan dua orang meninggal dunia, dan 68 pengunjung lainnya mengalami luka-luka.

“15 orang terluka parah, 37 orang menderita luka serius dan 16 orang menderita luka ringan dalam insiden tersebut,” kata Pemerintah Kota Magdeburg dalam sebuah postingan di Facebook dikutip dari AFP, Sabtu 21 Desember 2024.


Menanggapi kejadian jelang libur Natal ini, Kanselir Jerman Olaf Scholz menyampaikan duka citanya dan mengatakan laporan dari Magdeburg menimbulkan ketakutan terburuk.

"Pikiran saya tertuju pada para korban dan keluarga mereka. Kami berdiri di sisi mereka dan di sisi masyarakat Magdeburg. Terima kasih saya sampaikan kepada para pekerja penyelamat yang berdedikasi di saat-saat cemas ini," kata Scholz di platform X.

Dalam kecelakaan tersebut, polisi Jerman telah mengamankan tersangka yang mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi di pasar Natal Magdeburg.

Ia diidentifikasi seorang dokter berusia 50 tahun asal Arab Saudi yang tinggal di negara bagian timur Saxony-Anhalt.

"Kami telah menangkap pelakunya, seorang pria asal Arab Saudi, seorang dokter yang telah berada di Jerman sejak tahun 2006," kata kata Gubernur Saxony-Anhalt, Reiner Haseloff berbicara di tempat kejadian

"Dari apa yang kami ketahui saat ini, dia adalah penyerang tunggal, jadi kami rasa tidak ada bahaya lebih lanjut," tambahnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya