Berita

PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex)/Net

Bisnis

Tidak Mau Menyerah, Sritex Ajukan PK Usai Dinyatakan Pailit

JUMAT, 20 DESEMBER 2024 | 12:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) mengambil langkah hukum Peninjauan Kembali (PK) setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi perusahaan tersebut dan secara resmi menyatakan pailit.

Dalam pernyataan tertulisnya, Direktur Utama Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto, menegaskan bahwa upaya hukum ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan perusahaan dan mempertahankan lapangan kerja bagi 50 ribu karyawan yang telah menjadi bagian dari perusahaan selama puluhan tahun.

“Langkah hukum ini kami tempuh, tidak semata untuk kepentingan perusahaan tetapi membawa serta aspirasi seluruh keluarga besar Sritex,” ujar Iwan dalam keterangan resmi yang diterima Redaksi, Jumat 20 Desember 2024.


Iwan menyebutkan bahwa selama proses kasasi berlangsung, Sritex terus berupaya mempertahankan operasi perusahaan tanpa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), sesuai dengan arahan pemerintah. 

Meski demikian, status pailit telah memberikan tantangan besar dalam menjaga stabilitas operasional.

"Kami berusaha keras menjaga situasi perusahaan tetap kondusif meski dibatasi oleh waktu dan sumber daya yang terbatas akibat status pailit ini," jelasnya.

Pengajuan PK, menurut Iwan, adalah langkah terakhir yang diambil untuk memastikan kelangsungan hidup para karyawan dan keluarga mereka, khususnya di tengah kondisi perekonomian yang sulit.

“Kami harap pemerintah memberikan keadilan hukum yang mempertimbangkan kemanusiaan, dengan mendukung upaya kami untuk tetap dapat melanjutkan kegiatan usaha, dan berkontribusi pada kemajuan industri tekstil nasional”, pungkas Wawan.

Sritex, yang dikenal sebagai salah satu produsen tekstil terbesar di Asia Tenggara kini tengah menghadapi masa kritis dalam sejarah perusahaannya. 

Berdasarkan laporan keuangan per September 2023, total liabilitas perusahaan tercatat sekitar 1,6 miliar Dolar AS atau senilai Rp25,14 triliun. Sementara total aset Sritex per 30 Juni 2024 tercatat sebesar 617,33 juta Dolar AS atau sekitar Rp9,71 triliun.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya