Berita

Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-VI Partai Bulan Bintang (PBB) Cak Abdul Rohim melakukan kunjungan ke Pj Gubernur Bali SM Mahendra Jaya di Jayasabha, Denpasar, Bali/Net

Politik

Ketua Muktamar VI PBB Sowan ke Pj dan Gubernur Terpilih Bali

JUMAT, 20 DESEMBER 2024 | 11:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-VI Partai Bulan Bintang (PBB) Cak Abdul Rohim bersama Pj Ketua Umum PBB Fahri Bachmid dan Ketua DPW Ketua DPW PBB Bali Shalahuddin melakukan audiensi dengan Pj Gubernur Bali SM Mahendra Jaya di Jayasabha, Denpasar, Bali. 

Audiensi bertujuan untuk menginformasikan bahwa pelaksanaan Muktamar ke-VI PBB akan digelar di Denpasar, Bali pada 13-15 Januari 2025. 

“Hanya silaturahmi dan koordinasi dengan Pj Gubernur Bali. Insya Allah Muktmar ke-VI PBB akan digelar di Bali pada 13-15 Januari 2025. Selaku panitia kami sudah siap hampir 90 persen,” kata Cak Rohim dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Jumat, 20 Desember 2024.


Lanjut Cak Rohim, alasan Bali dipilih karena selama ini mampu menjadi tuan rumah yang baik dan sukses untuk berbagai event, baik nasional maupun internasional.

Bahkan, sejumlah pertemuan dan event internasional di Bali mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis dan penting. 

“Terlebih, dalam muktamar kali ini, PBB akan memilih ketua umum baru menggantikan Prof Yusril Ihza Mahendra,” kata Cak Rohim.

Selain koordinasi ke Pj Gubernur Bali, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan gubernur terpilih I Wayan Koster. 

“Alhamdulillah, baik Pj Gubernur dan gubernur terpilih mendukung dan mendoakan kelancaran Muktamar VI PBB. Kami juga akan mengundang mereka saat pembukaan nanti,” kata Cak Rohim

Dalam Muktamar nanti, lanjut Cak Rohim, pihaknya juga akan mengundang beberapa menteri, salah satunya Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakat Yusril Ihza Mahendra.

Muktamar PBB bukan hanya memilih ketua umum baru, namun juga menentukan calon ketua umum baru, perubahan AD/ART partai, dan program-program partai selama 5 tahun ke depan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya