Berita

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Patrio/RMOL

Politik

PAN Legawa Rido Tak Gugat Hasil Pilgub Jakarta

KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 16:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Amanat Nasional (PAN) bersikap legawa terhadap sikap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur (cagub-cawagub) DKI Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono (Rido) yang membatalkan rencana menggugat hasil Pilkada 2024 ke Mahkamah Konstitusi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, Eko Patrio, usai menghadiri Sidang Terbuka Disertasi Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), Depok, Jawa Barat, Kamis, 12 Desember 2024.

"Jadi gini, memang diputuskan oleh koalisi yang ada bahwa kita tidak perlu ke MK, dengan tentunya ada berbagai macam alasan," ujar Eko.


Eko menambahkan, partai-partai koalisi yang mengusung dan mendukung Rido di pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta juga telah menerima hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara yang dimenangkan pasangan calon nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno.

"Jadi ya sudah, kami koalisi mengapresiasi hasil yang didapat oleh pasangan Mas Pram dan juga Rano dan menyatakan bahwa Pak Ridwan Kamil dan Suswono juga mereka siap untuk legawa atas kemenangan yang diraih oleh nomor urut 3. Artinya, kita berjiwa besar," tuturnya.

Selain itu, pihaknya mendorong Pramono-Rano untuk menjalankan janji-janji politik saat kampanye.

"Kami memberikan kesempatan semaksimal mungkin untuk langsung nomor 3 bekerja sesuai dengan visi dan misinya, yang memang ingin memberikan kontribusi besar untuk kemajuan DKI Jakarta," imbuhnya.

"Ya kita legawa men-support dengan kemenangan nomor 3 itu aja sih sebenarnya, poin-poin itu yang memang kita berikan atau koalisi menyatakan itu," tandas Eko. 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya