Berita

Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita/RMOL

Politik

Bulog Siap Jadi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis

KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 13:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hingga saat ini Perum Bulog belum menerima penugasan resmi terkait program makan bergizi gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita, usai memberikan sambutan dalam acara Pengundian Semarak Rumah Pangan Kita (RPK) Point Reward 2024 yang digelar di Kantor Bulog Corporate University, Jalan Gatot Subroto No. 3 Kav 49, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Desember 2024.
 
Meski demikian, Febby memastikan pihaknya tetap proaktif melakukan pendekatan kepada berbagai pihak yang terlibat dalam program tersebut.


“Kami tentunya dari sisi bisnis dan komersialnya itu melakukan approach kepada mungkin siapa nanti yang menjadikan punya pasar atau yang men-supply makan siang bergizi ini," katanya.

Bulog sendiri memiliki berbagai komoditas seperti beras, ayam, ikan, tepung, dan lainnya yang siap mendukung program unggulan Presiden ke-8 RI tersebut.

Febby menambahkan, saat ini beberapa wilayah sudah mulai menjalankan uji coba makan siang bergizi. Bulog menyatakan siap mendukung dengan menyediakan kebutuhan bahan pokok jika diperlukan.

“Kami jemput bola. Kalau memang perlu kami sebagai supplier, ya kami siap supply,” tegasnya.

Dengan kapasitas dan ragam komoditas yang dimiliki, Bulog optimistis dapat berkontribusi dalam mendukung keberhasilan program makan bergizi gratis di berbagai daerah.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya