Berita

Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu)/Net

Bisnis

Genjot Belanja Rp460 Triliun di Desember, Pemerintah Dorong Perekonomian

Laporan: Muhamad Hakim Kaffah
KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 12:38 WIB

Pemerintah berencana membelanjakan Rp460 triliun sepanjang Desember 2024 untuk mengejar target realisasi belanja dalam APBN 2024. 

Langkah ini diambil guna memastikan bahwa belanja negara dapat mencapai angka yang diharapkan di penghujung tahun.

Hingga 30 November 2024, belanja pemerintah pusat tercatat sebesar Rp2.098,6 triliun, atau sekitar 85,1 persen dari total pagu belanja APBN 2024. Dengan target total belanja pusat mencapai Rp2.558 triliun, pemerintah berharap dapat menggenjot perekonomian di akhir tahun ini.


Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa selama Desember, pemerintah akan menggelontorkan dana sebesar Rp460 triliun. 

Menurutnya, belanja yang tinggi di bulan terakhir ini akan menyelesaikan berbagai kewajiban, termasuk pembayaran kontrak-kontrak yang belum terserap oleh kementerian dan lembaga. Suahasil optimistis dana tersebut akan terserap sepenuhnya, memberikan dampak positif bagi perekonomian.

Suahasil menambahkan, belanja pemerintah pusat pada tahun ini terdiri dari dua kategori utama, yaitu belanja kementerian/lembaga (K/L) dan belanja non-K/L. Realisasi belanja non-K/L hingga akhir November tercatat sebesar Rp1.048,9 triliun, yang dipengaruhi oleh pembayaran manfaat pensiun dan subsidi energi. Sebagian besar dari belanja ini digunakan untuk subsidi energi, seperti BBM, LPG, dan listrik bersubsidi.

Dalam hal subsidi energi, realisasi untuk BBM tercatat sebesar 15.105,6 ribu kiloliter, yang menunjukkan peningkatan sebesar 1,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Begitu juga dengan subsidi LPG 3 kg, yang mencapai 6.858,2 juta kilogram atau naik 1,9 persen. 

Selanjutnya, subsidi listrik diberikan kepada 41,5 juta pelanggan, meningkat 4,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Suahasil menekankan bahwa angka-angka ini mencerminkan bahwa perekonomian sedang bergerak, dengan permintaan BBM, LPG, dan penggunaan listrik yang semakin tinggi.

Selain belanja non-K/L, realisasi belanja K/L hingga November juga telah mencapai Rp1.049,7 triliun atau sekitar 96,2 persen dari pagu yang ditetapkan dalam APBN 2024. Belanja K/L ini meliputi berbagai sektor, seperti dukungan untuk pelaksanaan pemilu, penyaluran bantuan sosial, pembangunan infrastruktur, serta pembayaran gaji pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI/Polri dan aparatur negara lainnya.

Suahasil juga menjelaskan bahwa penggelontoran dana besar di Desember diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat, serta mempercepat proses pembangunan dan penyelesaian kontrak yang telah disepakati. Dengan demikian, pemerintah berharap belanja besar ini dapat memberikan efek positif terhadap pertumbuhan ekonomi menjelang akhir tahun.

Di sisi lain, pemerintah terus memantau penggunaan belanja ini agar tetap efektif dan tepat sasaran, mengingat besarnya jumlah dana yang dialokasikan. 

Dengan adanya dorongan belanja yang signifikan, diharapkan perekonomian Indonesia dapat terus pulih dan mencapai target-target yang telah ditetapkan dalam APBN 2024.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya