Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Saham ANTAM Meroket Hingga 9 Persen, Gara-gara Ini

SELASA, 10 DESEMBER 2024 | 16:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Saham produsen emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terpantau melonjak pada penutupan perdagangan Selasa 10 Desember 2024.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham ANTM meroket hingga 9,06 persen ke Rp1.625 per saham.

Dalam perdagangan ini, nilai transaksi emiten tersebut mencapai Rp249,9 miliar dengan volume perdagangan 157,8 juta saham.


Melonjaknya saham ANTM ini terjadi seiring dengan meningkatnya harga emas dunia jelang penurunan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang diprediksi akan dipangkas pada pekan depan.

Menurut data pasar hingga pukul 16.12 WIB, emas spot (XAU/USD) naik 0,18 persen ke 2.665,04 Dolar AS per troy ons, atau ke level tertinggi sejak 22 November.

Kenaikan ini dipicu banyaknya investor yang melakukan pembelian aset aman (safe heaven) di tengah konflik Timur Tengah, khususnya Suriah yang bergejolak.

Selain itu, kenaikan emas juga datang dari proyeksi penurunan suku bunga global, dengan Komite Kebijakan (FOMC) Federal Reserve (The Fed) AS diperkirakan bakal memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir pertemuan dua harinya pekan depan.

“Emas diperdagangkan lebih kuat di awal pekan dengan fokus pada geopolitik dan kebijakan bank sentral. Beberapa bank sentral, dipimpin oleh Federal Reserve (The Fed), diperkirakan memangkas suku bunga, sementara perkembangan di Suriah akan diawasi secara ketat,” kata Saxo Bank.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya