Berita

Pembangunan babrik bata ringan di Desa Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara/RMOLJateng

Bisnis

Pabrik Bata Ringan Dibangun, Ekonomi Masyarakat Bakal Terdongkrak

SELASA, 10 DESEMBER 2024 | 04:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT. Superior Prima Sukses TBK memberikan angin segar dengan melibatkan ratusan tenaga kerja dari masyarakat Banjarnegara, Jawa Tengah.

Pasalnya, PT Superior Prima Sukses TBK telah membangun pabrik bata ringan di Desa Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.

Ditargetkan, pabrik akan beroperasi pada Maret 2025. Namun akibat cuaca ekstrem, sehingga pembangunan pabrik diperkirakan sedikit molor.


Kepala Desa (Kades) Purwanegara, Rendra Sabita Noris mengatakan bahwa pabrik bata ringan ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran yang ada di Kabupaten Banjarnegara.

"Pemerintah Desa (pemdes) Purwanegara telah menjalin kesepakatan (MoU) dengan manajemen pabrik, untuk memprioritaskan perekrutan tenaga kerja dari Desa Purwanegara dan sekitarnya, khususnya warga masyarakat Banjarnegara," kata Rendra dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Senin, 9 Desember 2024.

Kenaikan upah minimum kerja sebesar 6,5 persen per 1 Januari 2025, sesuai dengan peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16/2024, juga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup para pekerja yang terlibat dalam pabrik nanti.

Menurut Rendra, dengan adanya pabrik bata ringan ini nantinya dapat bersinergi dengan industri swasta dalam upaya memajukan sektor UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) serta merangsang pertumbuhan ekonomi lokal.

"Produk bata ringan yang dihasilkan, dapat menjadi bahan baku utama bagi sektor konstruksi, sehingga turut mendorong pertumbuhan sektor tersebut di Kabupaten Banjarnegara." Imbuhnya.

Dengan demikian, berdirinya pabrik bata ringan PT. Superior Prima Sukses TBK di Banjarnegara diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan ekonomi daerah secara keseluruhan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya