Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja/Ist

Bawaslu

Bawaslu ke Pemerintah: Pemilu Selanjutnya Agar Perhatikan Konsep Geografi

MINGGU, 08 DESEMBER 2024 | 22:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta untuk memperhatikan konsep geografi di Indonesia dalam setiap pelaksanaan pemilu.

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Rahmat Bagja dalam acara virtual Forum Insan Cita bertemakan "Plus Minus Pilkada 2024" (Evaluasi Pilkada 2024 dan Penyempurnaan Pilkada Berikutnya), Minggu malam, 8 Desember 2024.

Bagja mengatakan pada pemilu sebelum-sebelumnya dilaksanakan pada bulan Juni atau April. 


“Kenapa di bulan Juni dan April tidak ada hujan di bulan-bulan tersebut. Tapi kemudian atas keputusan politik dan lain-lain itu jadikan November dan Februari dan saya mas afif ini mengalami perubahan dadi 2019 dan 2024,” kata Rahmat Bagja.

Ia berharap pemerintah perlu mempertimbangkan konsep geografi Indonesia lantaran hujan merupakan salah satu kendala penyelenggara pemilu dalam melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan itu. 

“Ke depan sepertinya kita harus kembalikan pada konsep geografi nya Indonesia hujan itu di bulan kapan sehingga kemudian election day itu tidak di bulan hujan karena sekarang kan pasti bulan November ini banyak hujan,” ucapnya.

“Itulah yang menjadi saya kira ke depan harus seperti itu pemilihan tanggal election day tidak hanya dilatarbelakangi oleh politik tapi dilatarbelakangi oleh kondisi geografi dan demografi di Indonesia sehingga kemudian bisa menjadi faktor membantu teman-teman KPU dalam mendistribusikan logistik,” tutupnya.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya