Berita

Wamendagri Bima Arya saat menjadi keynote speaker pada acara bertajuk “Living Your Passion, Leading With Purpose” yang dihelat @America di Pacific Place Mall, Jakarta, Sabtu, 7 Desember 2024/Puspen Kemendagri

Politik

Bima Arya Ajak Generasi Muda Manfaatkan Peluang Bonus Demografi Wujudkan Indonesia Emas 2045

MINGGU, 08 DESEMBER 2024 | 01:12 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Generasi muda diajak untuk memanfaatkan peluang bonus demografi. Sehingga Indonesia Emas 2045 pun bisa terwujud. 

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, saat menjadi keynote speaker pada acara bertajuk “Living Your Passion, Leading With Purpose” yang dihelat @America di Pacific Place Mall, Jakarta, Sabtu, 7 Desember 2024.

Menurut Bima, sebagai bangsa Indonesia, generasi muda perlu bersyukur dan merasa beruntung. Lantaran di masa sekarang, persentase penduduk di Indonesia didominasi oleh usia produktif. Hal ini berbeda dengan sejumlah negara lain yang menghadapi tantangan karena berkurangnya angka penduduk usia muda.


“Tidak pernah sepanjang sejarah kita, kita akan menikmati bonus demografi. Ketika yang muda-muda itu jumlahnya yang berdaya, yang berkemampuan, lebih banyak daripada yang harus ditanggung dan yang sudah lansia,” ujarnya.

Bima menambahkan, generasi muda perlu cermat dalam membaca peluang bonus demografi. Para pemimpin muda harus memiliki skill dalam menghadapi situasi di masa depan. Salah satunya adaptif terhadap perubahan zaman. Selain itu, mereka juga perlu memiliki skill kepemimpinan yang matang.

Dirinya menyebutkan, di masa depan, kemampuan yang diperlukan bukan hanya dari sisi kapasitas intelektual, melainkan juga skill membuat keputusan yang matang dalam membangun kepemimpinan. Menurut Bima, sejumlah pihak telah memberikan contoh bahwa kebijaksanaan dan kepemimpinan yang matang akan membawa seseorang menjadi pemenang.

“Teman-teman sekalian, mari kita belajar tidak saja dari kehebatan dan kesuksesan orang, tetapi mari kita belajar juga dari kegagalan, kelalaian, dan kekhilafan orang,” imbuhnya.

Dalam forum tersebut, Bima mengajak anak muda untuk belajar menghargai setiap proses. Sebab, kematangan sikap dan kepemimpinan seseorang tidak dapat diperoleh dalam waktu singkat. 

Bima berharap, para generasi muda yang merupakan calon pemimpin di masa depan dapat terus belajar dan menjadi bagian dari sejarah bangsa. Ia optimistis, dengan tekad bersama tersebut, Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.

“Yakinlah bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya bagi orang-orang yang selalu belajar, bagi orang-orang yang selalu bermuhasabah dan mengevaluasi,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya