Berita

Kepala BNPB, Suharyanto/Istimewa

Politik

Korban Longsor Sukabumi Bertambah, BNPB Fokus Pemulihan

JUMAT, 06 DESEMBER 2024 | 19:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bencana longsor dan banjir bandang di Sukabumi memakan korban jiwa. Selain itu, sejumlah warga juga masih dilaporkan hilang.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto menyebutkan, data terbaru menunjukkan 38 kecamatan terdampak. Lebih banyak dari laporan Bupati Sukabumi sebelumnya yang mencatat 35 kecamatan. 

"Meninggalnya per hari ini enam orang, yang hilang masih tujuh," kata Suharyanto saat jumpa pers bersama Bupati Sukabumi dan Pimpinan DPR RI di lokasi bencana, Jumat 6 Desember 2024.


Jumlah korban dan kerusakan diperkirakan terus berkembang. Terelebih, akses jalan menuju lokasi bencana masih ada yang terputus, sehingga menyulitkan upaya penanganan langsung.

BNPB bersama pemerintah daerah pun telah menetapkan status tanggap darurat, memungkinkan koordinasi dan bantuan dilakukan secara intensif. 

"Makanya kita rapat koordinasi ini sekaligus membagi tugas apa-apa yang harus dikerjakan agar kembali pulih," sambungnya.

BNPB juga telah menyalurkan bantuan awal dan akan melakukan pendampingan. Namun, Suharyanto menegaskan tanggung jawab BNPB juga meliputi wilayah lain di Indonesia yang terdampak bencana.

"Tentu saja tidak mungkin selamanya, karena Negara Kesatuan Republik Indonesia luas, bencana tidak hanya terjadi di Sukabumi saja. Karena itu mulai hari ini dan mudah-mudahan dalam waktu cepat (segera pulih)," pungkasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Prabowo Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Purbaya Sebut Ada Pesan Penting

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:15

Gibran Berpeluang Jadi Lawan Prabowo pada 2029

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:01

Saatnya Menguji Kanal BoP Bebaskan WNI

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:55

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Kadin-Pemkot Jakpus Kolaborasi Berdayakan UMKM

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:18

Empat Tersangka Kasus Penipuan Calon Mitra SPPG Diamankan Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:16

Ini Respons Airlangga soal Rumor Pembentukan Badan Khusus Ekspor Komoditas

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:00

Razman Nasution Tak Boleh Lolos seperti Silfester Matutina

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:30

Putusan MK Wajib Dipatuhi, SE Jampidsus Tak Bisa Buka Tafsir Baru

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:11

Alumni Lemhannas Tegas Mendukung Ketahanan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:02

Selengkapnya