Berita

Kapolres Kudus AKBP Ronni Bonic menjenguk Irfan Putra Ardana, korban kekerasan suporter Persijap Jepara/RMOLJateng

Nusantara

Warga Babak Belur Dianiaya Oknum Suporter Persijap Jepara

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 03:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seorang warga Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kudus, Irfan Putra Ardana diduga mengalami penganiayaan suporter Persijap pada Minggu 1 Desember 2024. 

Oknum suporter Persijap tersebut tengah melintas di Kudus usai mendukung tim kesayangannya, Persijap yang melakoni laga tandang melawan Persipa Pati di Stadion Joyokusumo, Pati dalam lanjutan Liga 2 musim 2024-2025.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) tengah menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan tersebut. Hal tersebut disampaikan PT LIB lewat keterangan resmi melalui website ligaindonesiabaru.com


Dalam keteranganya, PT LIB tegas mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum suporter Persijap Jepara.

Menurutnya, tindakan anarkis tersebut tidak mencerminkan semangat sportivitas dan bertentangan dengan nilai-nilai fair play dalam sepak bola.

"Atas kejadian tersebut, LIB saat ini tengah menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk panitia pelaksana pertandingan dan pihak keamanan," tulis PT LIB dalam keterangan resminya.

Setelah itu, LIB akan melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Sementara itu, Ketua Suporter Macan Muria (SMM) Kudus Andi Mustofa mengutuk keras aksi penganiayaan suporter Persijap Jepara kepada warga Kudus yang salah sasaran. 

Andi Mustofa berharap aparat penegak hukum bertindak tegas dan mengusut tuntas kasus kekerasan tersebut. Selain itu, pihak penyelenggara kompetisi juga diharapkan memberikan sanksi tegas. Agar kejadian tersebut tak terulang kembali. 

"Kami mengutuk keras aksi kekerasan tersebut. Kami harapkan kasus ini bisa diusut tuntas," kata Andi dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng.

Sementara itu, SMM juga melakukan aksi sosial kepada korban. Mereka membuka donasi biaya pemulihan kepada korban yang sempat mengalami kritis.





Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya