Berita

KPU DKI Jakarta/Ist

Politik

KPU Jangan Main-main di Pilkada Jakarta, Bisa Chaos!

SENIN, 02 DESEMBER 2024 | 23:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

KPU DKI Jakarta diperingatkan tidak bermain-main dalam penghitungan suara Pilkada Jakarta 2024 karena berpotensi terjadi chaos.

Demikian warning yang disampaikan pengamat politik dan Guru Besar Saiful Mujani dalam sebuah wawancara dengan televisi swasta yang dikutip Senin, 2 Desember 2024.

"KPU jangan main-main di sini. Ini Jakarta bukan Indonesia. Jangan menantang, karena bisa terjadi chaos," kata Saiful.


Saiful mengatakan, KPU tidak bisa seenaknya melakukan kecurangan karena warga Jakarta sudah memiliki data terkait hasil Pilkada Jakarta.

"Warga sekarang bisa dihitung sendiri, kurangnya berapa biji, selisihnya," kata Saiful.

Dengan bukti yang dimiliki, kata Saiful, sudah cukup bagi warga Jakarta untuk melawan untuk melawan potensi kecurangan. 

"Saya masih punya optimis, ini Jakarta bukan Indonesia. Perkiraan saya satu putaran selesai," kata Saiful.

Sebelumnya, pasangan nomor urut 3 Pramono Anung dan Rano Karno mendeklarasikan kemenangan dalam perhelatan Pilgub Jakarta.

Deklarasi tersebut merujuk hasil real count KPU DKI Jakarta, dan perhitungan formulir C hasil KWK di seluruh daerah pemilihan Jakarta.

Hasil real count itu menunjukkan hasil pasangan pasangan yang diuaung oleh PDIP dan Hanura itu meraup 2.183.577 suara atau 50,07 persen.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya