Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Bursa Asia-Pasifik Menghijau di Awal Pekan, Nikkei Naik 0,33 Persen

SENIN, 02 DESEMBER 2024 | 12:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Asia-Pasifik dibuka dengan kenaikan. Ini adalah awal minggu yang penuh harapan saat investor menunggu data ekonomi dari beberapa negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

Pemerintah China pada akhir pekan lalu merilis data indeks manajer pembelian (PCE) resmi untuk November 2024. PMI manufaktur mencapai 50,3 sebagai level tertinggi sejak April 2024, mengalahkan 50,2 yang diharapkan oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters. PMI manufaktur mencapai 50,1 pada Oktober 2024.

PMI non manufaktur China turun ke 50,0 dari 50,2 pada bulan sebelumnya, sementara PMI gabungan tetap stabil di 50,8. Data yang lebih tinggi dari 50 menunjukkan ekspansi aktivitas, sementara angka di bawah itu menunjukkan kontraksi.


Dikutip dari CNBC, indeks acuan Jepang Nikkei 225 naik 0,33 persen, sementara indeks Topix naik 0,77 persen. 

Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,85 persen, dan indeks Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 1,26 persen.

Pada hari Senin, angka PMI manufaktur dari S&P Global akan dirilis untuk ekonomi di seluruh Asia, termasuk survei PMI Caixin untuk Tiongkok.

Australia akan mengumumkan penjualan eceran untuk kuartal keempat, sementara Indonesia akan mengungkapkan angka inflasi untuk bulan November.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya