Berita

Logo PDI Perjuangan/Ist

Politik

PDIP Dinilai Guru Penggunaan Parcok

MINGGU, 01 DESEMBER 2024 | 19:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dilihat semakin hari semakin menunjukkan ketidakdewasaannya dalam berpolitik. Bahkan, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu dianggap selalu playing victim.

Hal itu disampaikan komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil merespon soal adanya tantangan bagi PDIP untuk mencari atau menyerahkan buronan KPK, Harun Masiku usai berbicara soal partai cokelat (parcok).

"Saya melihat makin kemari PDIP ini semakin menunjukan ketidakdewasaannya dalam berpolitik. Saya melihat semua pihak salah di mata mereka seolah mereka ini benar sendiri," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu, 1 Desember 2024.


Bahkan kata Kang Tamil, PDIP selalu playing victim seorang paling terzalimi. Padahal, selama 10 tahun yang lalu, PDIP menari di atas kekuasaan yang dipimpin Joko Widodo.

"Saya kira pola politik PDIP ini sama sekali tidak menunjukan politik kebangsaan. Kalau sekarang PDIP bicara parcok, ntah itu benar atau tidak, tapi itu juga pola 10 tahun silam yang di mana PDIP berdendang di dalamnya, jadi sudahlah jangan merasa seolah korban padahal mereka adalah guru dari pengunaan Parcok ini," pungkas akademisi Universitas Dian Nusantara ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya