Berita

Menko Pangan, Zulkifli Hasan usai rapat koordinasi pembahasan transformasi Bulog di kantor Pusat Bulog, Jalan Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat 29 November 2024/RMOL

Politik

Menko Zulhas: Kita Ingin Bulog Betul-betul Kuat

JUMAT, 29 NOVEMBER 2024 | 14:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah sedang membahas Bulog tidak lagi berada di bawah Kementerian BUMN, melainkan langsung di bawah kendali Presiden Prabowo Subianto. 

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan perubahan ini akan menjadikan Bulog sebagai lembaga yang lebih kuat dan mandiri dalam menjalankan tugasnya dalam stabilisator pangan.

"Kita ingin Bulog itu betul-betul kuat, tetapi juga bisa jalan. Jangan nanti kuat tapi nggak bisa jalan," katanya usai rapat koordinasi pembahasan transformasi Bulog di kantor Pusat Bulog, Jalan Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat 29 November 2024.


Sosok yang akrab disapa Zulhas itu melanjutkan, sebagai negara yang besar, Indonesia harus mampu berdaulat di bidang pangan. Apalagi Presiden Prabowo telah menetapkan program unggulan yakni swasembada pangan.

"Yang tadinya (target) 2029, maju 2028, maju lagi 2027. Insya Allah Karena presiden sudah memerintahkan, menyampaikan di G20, APEC, dan di depan gedung MPR, mudah-mudahan kita 2027 bisa swasembada," ungkap Zulhas.

Meski begitu, mantan Ketua MPR tersebut, mengakui bahwa proses transformasi Bulog ini masih membutuhkan waktu panjang. Salah satu tantangan utama adalah menyusun regulasi baru serta menentukan sumber pendanaan yang sesuai.

"Soal keuangan dalam pembahasan. Kapan selesai? Lebih cepat lebih baik. Kalau cepat dengan Perpres," tandas Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya