Berita

Ketua BBHAR DPD PDIP Sumsel, Firly Darta, didampingi Wakil Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP Sumsel, Zeldi Dwitama dan jajaran/RMOLSumsel

Politik

Siapkan Ribuan Saksi dan Advokat, PDIP Sumsel Ingatkan Penyelenggara Pemilu Jaga Netralitas

SELASA, 26 NOVEMBER 2024 | 06:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat (BBHAR) DPD PDIP Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengingatkan seluruh penyelenggara pemilu, termasuk KPU, Bawaslu, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dan aparat TNI/Polri di Sumsel untuk menjaga netralitas menjelang Pilkada Serentak yang akan digelar pada Rabu besok, 27 November 2024.

Ketua BBHAR DPD PDIP Sumsel, Firly Darta menegaskan, pihaknya bersama Tim Advokasi pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur (cagub-cawagub) Eddy Santana Putra-Rizky Aprilia (ERA), sedang dalam "mode tempur" untuk mengawal Pilkada.

"Kami telah menyiapkan 600 gabungan advokat dan 27 ribu saksi di TPS untuk memastikan perolehan suara pasangan ERA terjaga dengan baik. Kami juga meminta agar penyelenggara pemilu menjalankan fungsinya sesuai dengan Undang-undang yang berlaku dan tetap menjaga netralitas," kata Firly, saat ditemui RMOLSumsel di DPD PDIP Sumsel, Jalan Basuki Rahmat, Palembang, Senin, 25 November 2024.


BBHAR juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Money Politic untuk mengawasi potensi praktik politik uang dalam Pilkada. Selain itu, mereka telah membuka posko pengaduan bagi laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon atau tim pemenangan dari kandidat lainnya.

Firly mengungkapkan, pihaknya fokus pada daerah-daerah yang dianggap rawan, yakni Kabupaten OKU Timur, Ogan Ilir, dan Lahat, yang memiliki tantangan dalam menjaga netralitas selama proses Pilkada. Pihaknya juga melaporkan adanya dua dugaan kecurangan di Kota Lubuklinggau terkait Pilkada Lubuklinggau dan Pilgub Sumsel.

Lebih lanjut, Firly mendesak Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan Bawaslu Sumsel untuk mengusut tuntas laporan dugaan penimbunan sembako yang diduga untuk mendukung kemenangan salah satu paslon di Pilgub Sumsel 2024. Penimbunan sembako tersebut ditemukan di sebuah gudang milik salah satu partai politik di Kota Palembang.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP Sumsel, Zeldi Dwitama menambahkan, pihaknya telah melakukan pelatihan dan pembekalan untuk 27 ribu saksi yang akan bertugas di TPS di seluruh 17 kabupaten/kota di Sumsel. 

"Kami juga menyiapkan 30 ribu kolektor di tiap kelurahan/desa yang akan mengawasi saksi dan bertugas tambahan untuk memastikan kelancaran pemungutan suara pada Pilkada Serentak 2024 mendatang," tegas Zeldi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya