Berita

Ratusan massa saat menggeruduk rumah dinas Bupati OKU/RMOLSumsel

Politik

Dinilai Gagal Jaga Netralitas, Pj Bupati OKU Didesak Angkat Kaki

MINGGU, 17 NOVEMBER 2024 | 04:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ratusan massa mendatangi rumah dinas Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu, 16 November 2024. Sambil membawa spanduk bertuliskan “OKU Darurat Netralitas ASN”, massa mendesak Pj Bupati OKU, M Iqbal Alisyahbana, untuk angkat kaki dari Bumi Sebimbing Sekundang.

“Baleklah pak Pj,” “Enyahlah kau!!,” “Usir Pj Bupati dari OKU,” begitu teriakan yang silih berganti terdengar dari ratusan massa saat menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang rumah dinas Bupati OKU.

Selain ratusan massa dari pendukung Pasangan Calon (Paslon) Bupati–Wakil Bupati OKU, Yudi Purna Nugraha dan Yenny Elita Sofyan Sani (YPN YESS), aksi ini juga diikuti oleh sejumlah anggota DPRD OKU dari Fraksi PAN dan Fraksi Nasdem yang tergabung dalam Parpol pengusung. Bahkan mereka menjadi garda terdepan.


Aksi ini buntut dari banyaknya campur tangan pemerintah daerah setempat terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) OKU 2024. Bahkan Pemkab OKU yang saat ini di bawah perintah Pj Bupati Iqbal Alisyahbana, dinilai condong memihak kepada salah satu paslon.

Peristiwa terakhir adalah pernyataan Pj Bupati Iqbal Alisyahbana di berbagai media soal mobil dinas Toyota Hilux jenis Double Cabin yang dipinjam pakai oleh Yudi Purna Nugraha.

Padahal, menurut YPN, sejak dirinya mengundurkan diri semua aset telah dikembalikan ke sekretariat dewan. Sehingga pernyataan sang Pj Bupati M Ikbal dinilai sebagai fitnah serta upaya pembunuhan karakter terhadap dirinya.

“Sejak saya mengundurkan diri, saya sudah mengembalikan semua aset sekwan. Tidak ada satupun memakai aset sekwan semenjak saya mengundurkan diri,” tegas YPN, sehari sebelum masa pendukungnya demo.

Pernyataan M Ikbal tersebut rupanya menyulut emosi pendukung garis keras YPN YESS. Mereka tak terima, lantaran pernyataan tersebut bernada fitnah dan mengarah pada pembunuhan karakter.

Politikus PAN, H Sahri Elmi, menilai pernyataan Pj Bupati OKU tersebut dinilai terlalu politis. Bahkan kata Alex, panggilan akrabnya, Pj Bupati seolah sengaja menyulut api di tengah situasi yang sedang kering.

Akibat pernyataannya itu, Alex menilai Pj Bupati OKU tak mampu menjaga kondusifitas dan netralitas jelang Pilkada.

Hal senada dikatakan politikus PAN lainnya, Densi Hermanto, bahwa pernyataan Pj Bupati di tengah panasnya situasi Pilkada, sangatlah tidak produktif.

Harusnya, menurut Densi, jangan mengambil langkah yang terlalu bermuatan politis dan bisa menahan diri.

Di bawah pengamanan dan didampingi Sekwan OKU, Pj Bupati Iqbal Alisyahbana pun menjelaskan runut cerita perihal pemeriksaan kendaraan dinas di lingkungan Setwan OKU pada Jumat, 15 November 2024.

Kalaupun terdapat pernyataannya yang dianggap merugikan, Pj Bupati mempersilakan massa untuk melaporkan ke aparat penegak hukum.

Pantauan RMOLSumsel, aksi tersebut nyaris ricuh. Massa hampir tak terkendali. Mereka sempat melempar gelas dan botol air mineral ke arah rumah dinas. Bahkan Pj Bupati terkena lemparan tersebut. Pakaiannya terlihat basah.

Untungnya, Kapolres OKU AKBP Imam Zamroni yang memimpin langsung pengamanan aksi terlihat sangat sabar. Dia tidak ikut tersulut. Bahkan terlihat mampu mengendalikan situasi yang memanas.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya