Berita

Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mengunjungi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk melihat langsung masyarakat yang mengalami gangguan mental akibat kecanduan judi online/Istimewa

Politik

Cak Imin Besuk Pasien Kecanduan Judol di RSCM

JUMAT, 15 NOVEMBER 2024 | 14:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Judi online (judol) telah dianggap sebagai bencana sosial di Indonesia karena merusak stabilitas ekonomi keluarga serta mengakibatkan gangguan jiwa masyarakat.

Hal ini pun menjadi perhatian serius Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar. 

Untuk itulah, sosok yang akrab disapa Cak Imin ini mengunjungi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk melihat langsung masyarakat yang mengalami gangguan mental akibat kecanduan judol, Jumat, 15 November 2024.


“Pasien-pasien ini sudah sampai melakukan aksi kriminal karena kecanduan judi. Mereka tidak bisa mengontrol diri sehingga perlu intervensi medis melalui rehabilitasi,” kata Cak Imin, Jumat, 15 November 2024.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyebut, ada lebih dari 100 orang yang dirawat di RSCM akibat kecanduan judol sepanjang 2024. 

Menyikapi persoalan ini, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat pun berkomitmen untuk bergerak koordinatif dan solutif dalam menangani masalah judi online. 

Di antaranya melalui layanan konsultasi psikososial, kampanye kewaspadaan dampak sosial judi online, penguatan ekonomi kembali korban judi online, dan reintegrasi sosial korban judi online.

“Semua pihak harus terlibat. Saya melalui Kemenko PM (Pemberdayaan Masyarakat) akan berusaha mengkoordinasikan seluruh kementerian dan lembaga untuk memastikan mitigasi serta rehabilitasi dan reintegrasi korban,” tandas Menko Muhaimin Iskandar.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya