Berita

PT PNM meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang BUMN Branding and Marketing Award (BBMA)/Ist

Nusantara

PNM Sabet Tiga Penghargaan di BBMA 2024

JUMAT, 15 NOVEMBER 2024 | 01:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang BUMN Branding and Marketing Award (BBMA) ke-12 tahun 2024. 

PNM meraih penghargaan Platinum untuk dua kategori, yaitu Brand Strategy Relevance dan Brand Creative & Activation. Selain itu, PNM juga dianugerahi gelar The Best Brand Strategy Excellence untuk kategori Anak Perusahaan BUMN.

"Branding itu sangat penting, terutama bagi perusahaan seperti PNM yang memiliki program-program unggulan," kata Direktur Operasional PNM, Sunar Basuki usai menerima penghargaan BBMA 2024 di Jakarta pada Kamis 14 November 2024.


Saat ini, PNM telah melayani lebih dari 20,1 juta nasabah ultra mikro melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera). 

Untuk menjangkau penyandang disabilitas, PNM menjalin kemitraan dengan berbagai pihak strategis, termasuk Komisi Nasional (Komnas) Disabilitas.
 
Salah satunya melalui pemberdayaan nasabah disabilitas dalam Klasterisasi Batik Tuli Berdaya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pembatik tunarungu, memberi akses keuangan, serta memperkenalkan mereka pada dunia bisnis dan pasar yang lebih luas.

"Pembatik tunarungu justru memiliki kualitas produk yang sangat baik, bahkan lebih fokus saat membatik. Mereka tidak terganggu dengan suara di sekitar, sehingga lebih berkonsentrasi pada karya mereka," kata Sunar Basuki.

PNM juga memberikan pendampingan usaha dan kesempatan bagi para disabilitas untuk memamerkan karya mereka melalui showcase yang diliput media, guna membangun kepercayaan diri dan memperlihatkan dampak sosial ekonomi yang mereka ciptakan.

"Penghargaan ini adalah kebanggaan bagi seluruh insan PNM. Dengan prestasi ini, semangat kami semakin besar untuk terus memberdayakan masyarakat, bahkan di pelosok negeri," tutup Sunar.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya