Berita

Astama Ops Kapolri, Komjen Verdianto Iskandar Bitticaca (kiri), meninjau kesiapan posko dalam membantu masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Rabu malam, 13 November 2024./Humas Polri

Presisi

Komjen Verdianto Pastikan Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Tertangani secara Maksimal

KAMIS, 14 NOVEMBER 2024 | 13:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketersediaan bantuan dan logistik bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur mendapat atensi khusus dari jajaran Kepolisian RI.

Bahkan, Astama Ops Kapolri, Komjen Verdianto Iskandar Bitticaca, meninjau kesiapan posko dalam membantu masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Rabu malam, 13 November 2024.

Kunjungan ini bertujuan memastikan kelengkapan dan kesiapan posko dalam menyediakan bantuan kepada para pengungsi, mengevaluasi persiapan logistik, dan memantau kesiapan medis.


Rombongan Astama Ops Kapolri diterima oleh Karo Ops Polda NTT, Kombes Deonijiu De Fatima.

“Kami ingin memastikan bahwa Posko Kemanusiaan Polda NTT siap sepenuhnya untuk melayani masyarakat yang terdampak bencana. Kesiapan logistik, pelayanan kesehatan, dan berbagai kebutuhan pengungsi harus dipastikan berjalan maksimal. Kehadiran kami di sini untuk mendukung upaya ini,” ujar Verdianto, melalui keterangannya, Kamis, 14 November 2024.

Arahan Verdianto langsung ditindaklanjuti oleh Deonijiu De Fatima yang menyampaikan bahwa Polda NTT akan terus fokus pada penyediaan layanan yang aman dan nyaman bagi para pengungsi.

Deonijiu juga memastikan bahwa posko ini selalu dalam keadaan siap untuk menangani segala kebutuhan warga yang terdampak erupsi.

Di sisi lain, kunjungan tersebut menjadi dorongan moral bagi para petugas yang sedang menjalankan tugas di lapangan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Turut hadir mendampingi Verdianto, Asisten Logistik Kapolri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono; serta Kapusdokkes Polri, Irjen Asep Hendradiana bersama sejumlah pejabat Polri lainnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya