Berita

Joko Widodo menerima kunjungan Cagub Jakarta Ridwan Kamil/Ist

Politik

PILKADA SERENTAK 2024

Jangan Pilih Calon Mulyono

RABU, 13 NOVEMBER 2024 | 00:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Selama masa kampanye Pilkada Serentak 2024, sejumlah calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah bergantian menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Mulyono di kediamannya di Solo, untuk meminta restu.

Menanggapi hal ini, aktivis Muhammad Said Didu mewanti-wanti agar para pemilih tidak mencoblos calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang didukung Jokowi.

Peringatan tersebut disampaikan Said Didu melalui akun X pribadinya pada Selasa 12 November 2024.


"PENGUMUMAN. Agar Indonesia tidak dikuasai oleh OLIGARKI, maka JANGAN PILIH cagub/cabup/cawalikota yg didukung JOKO WIDODO pada Pilkada 2024," kata Said Didu.

"Karena patut diduga jika calon yg didukung JOKO WIDODO dan Gengnya menang maka akan jadi alat OLIGARKI utk gusur dan ambil tanah rakyat," sambungnya.

Selama musim kampanye Pilkada 2024, sejumlah calon kepala daerah berdatangan mengunjungi kediaman Jokowi, untuk mendapat arahan dan dukungan. 

Mereka di antaranya pasangan calon Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen; Calon Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru; Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil; Calon Wakil Gubernur Jambi, Letnan Jenderal (Purnawirawan) Sudirman

Berikutya Pasangan calon bupati dan wakil bupati Lamongan, Jawa Timur, Abdul Ghofur-Firosya Shalati; asangan calon bupati dan wakil bupati  Temanggung, H.M. Al Khadziq-Bimo Alugoro; asangan calon bupati dan wakil bupati  Banjar, Kalimantan Selatan, Syaifullah Tamliha-Habib Ahmad Bahasyim; pasangan calon bupati dan wakil bupati  Landak, Kalimantan Barat, Heri Saman-Vinsensius

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Karanganyar, Jawa Tengah, Ilyas Akbar Almadani-Tri Haryadi; pasangan calon bupati dan wakil bupati Boyolali, Jawa Timur, Agus Irawan-Dwi Fajar Nirwana; pasangan Calon Wali Kota Solo dan dan Wakil Wali Kota, Respati Ardi-Astrid Widayani.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya