Berita

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan sejumlah stakeholder, untuk kesiapan pengawasan pelaksanaan Pilkada serentak 2024, di Banda Aceh, Selasa, 12 November 2024/RMOL

Politik

Pemprov Aceh Komitmen Kawal Pengawasan Pilkada 2024 Tertib dan Aman

SELASA, 12 NOVEMBER 2024 | 17:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 yang akan dijalankan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) akan dikawal Pemerintah Provinsi Aceh agar berlangsung tertib dan aman. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Aceh, Muhammad Diwarsyah, menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2024 yang digelar Bawaslu di Kantor Gubernur, Kota Banda Aceh, Selasa, 12 November 2024.

"Pemda Aceh punya komitmen besar untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada tertib dan aman," ujar sosok yang kerap disapa Diwar itu. 


Dia memastikan, seluruh jajaran kabupaten/kota selalu dipantau dan dilakukan koordinasi oleh Pemprov Aceh, agar proses tahapan Pilkada serentak 2024 itu bisa berjalan dengan baik dan sesuai aturan. 

"Kami sudah berupaya beberapa kali melakukan pertemuan dengan bupati dan walikota, kemudian teman-teman dari KIP (Komite Independen Pemilihan) Aceh, Panwas (panitia pengawas), Panwaslih (panitia pengawas pemilihan), di beberapa rapat bapak gubernur langsung hadir," tuturnya.

"Dan kita juga sedang merencanakan rapat pelaksanaan menjelang hari pilkada itu tanggal 21 (November) nanti, dan seluruh hasil rapat sudah dikeluarkan dalam dokumen yang tadi sudah kita rapatkan," sambungnya. 

Lebih lanjut, Diwar memastikan situasi dan kondisi wilayah Aceh secara umum tidak akan mengganggu pelaksanaan pencoblosan Pilkada serentak 2024, yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

"Dan terkait hal-hal insiden semua telah direspons. Jadi selama ini alhamdulilah kondisi kita kondusif. Aceh masih dalam situasi yang masih sangat aman," tutup Diwar.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya