Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Gunawan, usai melakukan audiensi dengan komisioner Kompolnas di kantornya pada Senin, 11 November 2024/RMOL

Politik

Dukungan Prabowo ke Ahmad Luthfi-Taj Yasin Hal Biasa di Negara Demokrasi

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 18:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dukungan terbuka dari Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, terhadap pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi-Taj Yasin atau Gus Yasin, di Pilkada Jateng 2024 dinilai sebagai hal biasa dalam sebuah negara demokrasi.

Pandangan itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal (Purn) Budi Gunawan, usai menerima audiensi Komisioner Kompolnas di kantornya, Senin, 11 November 2024.

"Yang masalah kemarin kan sudah dijelaskan ya, yang untuk terkait Pilkada serentak. Tanggapan kami bahwa terkait dengan dukungan kepada salah satu pasangan calon, itu hal yang wajar ya kalau di negara demokrasi," kata Budi Gunawan.


Lanjut Budi, saat itu dirinya melihat bahwa Prabowo merupakan tuan rumah yang didatangi tamu pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin. Sehingga, pemberian dukungan wajar saat ada tamu yang datang.

"Kami melihat saat itu, kapasitas beliau (Prabowo) kan sebagai tuan rumah, ada tamu yang datang kebetulan Paslon minta dukungan. Sebagai tuan rumah kan tidak mungkin beliau menolak tamu yang datang ya, dan memberikan dukungan," jelas Budi.

Tidak menutup kemungkinan, paslon lain atau kompetitor juga akan didukung Prabowo bila menghadap langsung ke rumahnya.

"Paslon manapun juga, pasti beliau akan terima kalau masalah yang membutuhkan dukungan datang kepada Pak Presiden dan membutuhkan dukungan. Saya pastikan beliau akan memberikan dukungan," imbuh Budi.

Meski begitu, Budi mempersilakan masyarakat menilai sendiri dalam memilih jagoannya di Pilkada 2024.

Sebab, semua pilihan semua tergantung pada masyarakat di hari pemungutan suara.

"Apalagi Bapak Presiden di dalam pernyataannya beliau menekankan bahwa keputusan akhir untuk memilih paslon siapapun juga itu ada di tangan rakyat atau pemilih," tandas Budi Gunawan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya