Berita

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso/RMOL

Bisnis

Kemenangan Donald Trump Bawa Dampak bagi Perdagangan, Indonesia Harus Tingkatkan Daya Saing

SABTU, 09 NOVEMBER 2024 | 09:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penguatan daya saing dapat membantu Indonesia mengatasi kemungkinan perubahan kebijakan yang terjadi setelah Donald Trump memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat.

Menurut Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, kemenangan Trump sedikit banyak akan memberikan dampak bagi perdagangan Indonesia. Namun, Indonesia harus bersiap dengan peningkatan daya saing.

"Ya, pasti kebijakannya akan berbeda. Makanya kita antisipasi kebijakan-kebijakan itu dengan meningkatkan daya saing kita, seperti UMKM bisa ekspor," ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu 9 NOvember 2024.


Hubungan perdagangan antara Indonesia dengan Amerika, disebut Budi cukup baik. Sampai saat ini, perdagangan Indonesia dengan Amerika pun masih dalam kondisi aman.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Amerika Serikat merupakan negara tujuan ekspor terbesar kedua bagi Indonesia, di mana nilainya mencapai 2,22 miliar Dolar AS pada September 2024.

Selain itu, Indonesia juga mengalami surplus perdagangan dengan Amerika Serikat sebesar 1,39 miliar Dolar AS pada September 2024. Beberapa komoditas penyumbang surplusnya adalah mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, pakaian dan aksesorisnya (rajutan) serta alas kaki.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai Indonesia perlu meningkatkan dan memperbaiki daya saing industri guna mengantisipasi kemenangan Donald Trump pada pilpres 2024 di Amerika yang akan mengurangi impor dari negara lain.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya