Berita

Dok Foto/Ist

Bisnis

Produksi Perikanan Terus Digenjot Capai Swasembada Pangan

JUMAT, 01 NOVEMBER 2024 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut membagikan bantuan stimulus budidaya perikanan kepada masyarakat Kepulauan Seribu saat puncak peringatan HUT ke-25 KKP, beberapa waktu lalu. 

Stimulus itu berupa benih ikan dan benih rumput laut yang diberikan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat sekitar dan mendukung swasembada pangan. 

Puncak peringatan hari jadi KKP ke-25 juga turut disemarakkan dengan kegiatan santap siang bersama paket makanan bergizi menu ikan dan susu ikan. 


“Dukungan langsung itu di antaranya bantuan benih ikan kerapu berkualitas dan bibit rumput laut hasil kultur jaringan,” ujar Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis, 31 Oktober 2024.

Bantuan benih ikan kerapu berasal dari Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo, sebagai upaya menggenjot produksi ikan kerapu. Sedangkan bibit rumput laut kultur jaringan hasil Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung, untuk peremajaan bibit yang sudah berumur lama untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas dan kuantitas bibit. 

“Upaya menjaga laut tetap sehat dengan melakukan budidaya ikan sesuai dengan kaidah-kaidah cara budidaya Ikan yang baik, selalu kami terapkan sebagai upaya menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan untuk generasi mendatang,” ungkap Tebe. 

Produksi perikanan budidaya diakui Tebe akan terus didorong untuk mendukung tercapainya swasembada pangan nasional di tahun 2024. Selain itu, beragam hasil perikanan budi daya dapat digunakan untuk mendukung program makan bergizi gratis pemerintah. 

Dirjen Tebe meyakini, kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikut meningkat bila produk perikanan benar-benar menjadi bagian dalam program makan bergizi gratis. 

“Unit Pelaksana Teknis (UPT) DJPB siap menggenjot produktivitas perikanan budidaya baik dalam bentuk pemberian stimulan program bantuan dan pendampingan serta bimbingan teknis budidaya ikan dengan mendorong para pembudidaya selalu menerapkan CPIB, CBIB dan CPPIB,” tegas Dirjen Tebe.

Ia menjelaskan upaya dalam meningkatkan produksi perikanan budidaya, KKP melalui DJPB telah menjalankan program ekonomi biru, seperti pembangunan modeling budidaya udang di Kebumen, modeling budidaya rumput laut di Wakatobi, modeling budidaya ikan nila salin di Karawang dan modeling budidaya lobster di Batam. Terakhir modeling budidaya kepiting di Pasuruan yang masih tahap pembangunan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya