Berita

Anggota Komisi III DPR RI Benny K. Harman/Ist

Politik

Legislator Demokrat Ingatkan Kejagung Tak Hanya Tajam ke Lawan

RABU, 30 OKTOBER 2024 | 09:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang semakin gencar dalam upaya pemberantasan korupsi diapresiasi Anggota Komisi III DPR RI Benny K. Harman.

"Kita bangga dengan Kejaksaan Agung, makin bermakna kehadirannya," kata Benny seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Rabu 30 Oktober 2024.

Terbaru, Kejagung menetapkan mantan Menteri Perdagangan Tahun 2015-2016 Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong, sebagai tersangka kasus korupsi impor gula oleh Kejagung pada Selasa, 29 Oktober 2024. 


Meski menyatakan rasa bangga, politikus Partai Demokrat itu menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif. 

"Jangan hanya tajam ke lawan, penegakan hukum harus terasa adil dn tidak diskriminatif," sambungnya.

Benny menyoroti kasus timah yang hingga kini belum menemui titik akhir. 

Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan total 23 orang sebagai tersangka. Negara ditaksir mengalami kerugian Rp300,003 triliun akibat perbuatan korupsi para pelaku.

Ia berharap Kejaksaan Agung dapat mengedepankan integritas dan prinsip keadilan bagi semua pihak, sehingga kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum semakin meningkat.



Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya