Berita

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo/RMOL

Politik

Kebanggaan Anak Bangsa Maung Jadi Mobil Dinas

SELASA, 29 OKTOBER 2024 | 12:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana menjadikan mobil Maung sebagai kendaraan dinas Kabinet Merah Putih disambut positif publik.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan, kebijakan Presiden Prabowo Subianto tersebut membuat bangga anak negeri. Sebab, mobil Maung merupakan buatan dalam negeri.

"Itu merupakan sebuah kebanggaan yang luar biasa," kata Saraswati kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 29 Oktober 2024. 


Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini berpandangan bahwa selama ini rakyat menginginkan adanya kebijakan dari pimpinan tertinggi negara yang berpihak kepada anak bangsa. 

"Mudah-mudahan ini menjadi contoh yang baik untuk menteri-menteri," kata Saraswati.

Presiden Prabowo ingin para pembantunya di Kabinet menggunakan Maung sebagai kendaraan resmi.

“Kehormatan bangsa, kebanggaan, sebaiknya kita bisa pakai produk kita sendiri,” kata Prabowo ketika diwawancarai di stasiun televisi nasional, yang dikutip Senin, 28 Oktober 2024.

Bahkan direncanakan, tidak hanya presiden dan para menteri/wakil menteri yang akan memakai kendaraan produksi PT Pindad itu, pejabat selevel gubernur atau walikota juga menggunakan Maung.

“Jadi saya sudah merencanakan kemungkinan besar nanti semua menteri, semua wakil menteri, dirjen, pejabat mungkin tingkat gubernur, bupati, walikota sebaiknya menggunakan kendaraan buatan bangsa Indonesia sendiri,” tegas Prabowo.



Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya