Berita

Bendahara Umum (Bendum) Projo, Panel Barus (ketiga dari kiri)/RMOL

Politik

Pesan Jokowi untuk Projo: Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 06:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ada sebuah pesan yang diterima para relawan Pro Jokowi (Projo). Pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo itu adalah Projo harus ikut mengawal pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Ada (pesan), Pak Jokowi minta Projo tetap bergerak. Tetap paling depan mengawal dan memastikan pemerintahan Prabowo-Gibran harus sukses, harus solid, harus sukses. Itu harapan dan perintahnya," ucap Bendahara Umum (Bendum) Projo, Panel Barus, di Jakarta, Sabtu, 19 Oktober 2024.

"Karena kalau pemerintahan ini tidak sukses, Indonesia Emasnya nanti gimana? Itu yang harus selalu menjadi landasan kami berpikir," sambungnya.


Terkait bentuk organisasinya seperti apa, Panel belum bisa memastikan. Karena hal tersebut nantinya akan dibicarakan saat kongres Projo.

"Kalau masalah bentuk organisasinya seperti apa itu nanti berdebatnya di kongres," sebut Panel.

Lanjut Panel, Jokowi juga meminta Projo memastikan pemerintahan Prabowo-Gibran menjalankan tugas-tugasnya. Karena, antara Projo dan pemerintahan Prabowo-Gibran memiliki visi yang sama.

"Karena, Pak Jokowi, Pak Prabowo, Projo sama visinya, Indonesia Emas 2045. Kalau pemerintahannya gagal ya gagal nanti Indonesia Emasnya. Mas Gibran itu kan bagian dari pemerintahan Pak Prabowo juga, wakilnya, jadi tidak perlu ada pemisahan antara (Prabowo atau Gibran), penekanan bahwa Projo mengurusi (Gibran). Enggak, sama ini, kita dukung pemerintahan yang solid," demikian Panel Barus.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya