Berita

Tb Ace Hasan Syadzily/RMOL

Politik

Tak Dipanggil ke Kertanegara, Ace Hasan Nongol di Hambalang

KAMIS, 17 OKTOBER 2024 | 19:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Golkar tak menampik kehadiran kadernya, Tb Ace Hasan Syadzily dalam acara pembekalan calon wakil menteri (wamen) Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto, di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, pada Kamis, 17 Oktober 2024.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL di lokasi, Ace Hasan terlihat ikut keluar Padepokan Garuda Yaksa Hambalang bersama iring-iringan para calon wamen, yang selesai mengikuti acara pembekalan sejak pagi tadi pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Padahal saat pemanggilan calon menteri Prabowo di Kertanegara, Selasa, 15 Oktober 2024, Ace tak tampak hadir.  


Ketua DPD Golkar Jawa Barat itu terlihat menggunakan mobil Alphard hitam, dan tidak melakukan sesi wawancara dengan media. Tetapi, politisi senior yang pernah menjabat Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk F. Paulus membenarkan kehadiran Ace Hasan. 

"Tadi juga Pak Ace sudah hadir, baru katanya. Baru kemarin jam 10 (malam) diberi tahu," ucap Lodewijk saat diwawancarai wartawan di lokasi. 

Namun, saat ditanya posisi yang akan dijabat Ace Hasan, Lodewijk belum mau memberitahu kepada publik. 

"Tentunya nanti jabatannya apa, insya Allah Presiden terpilih (Prabowo) yang akan menyampaikan," jelasnya. 

Lebih lanjut, Lodewijk juga enggan berspekulasi tentang jabatan yang akan diterima Ace Hasan, meskipun telah beredar isu kader Golkar itu akan menjabat Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas). 

"Kita tunggu, kita belum tahu. Kita tunggu (dari Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto)," demikian Lodewijk menambahkan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya