Berita

Partai Nasdem/Ist

Politik

Nasdem Dapat Kursi Menteri jika Prabowo Reshuffle Kabinet

KAMIS, 17 OKTOBER 2024 | 07:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menolak disebut menjadi oposisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menunjukkan bahwa Partai Nasdem sulit beradaptasi dalam merespons tensi politik ketika menjadi oposisi.

Hal itu disampaikan pengamat politik dari Motion Cipta (MC) Matrix, Wildan Hakim menanggapi sikap partai yang dipimpin Surya Paloh itu karena mendukung pemerintahan Prabowo tanpa bergabung ke koalisi, namun menolak disebut menjadi oposisi.

“Bagi orang kebanyakan, sikap Nasdem ini biasa disebut nanggung. Rela tidak dapat jatah menteri tapi tidak mau pula jadi oposisi," kata Wildan kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Kamis, 17 Oktober 2024.


Namun demikian, kata Wildan, Nasdem diyakini juga memiliki harapan bisa masuk kabinet pada saat nantinya Prabowo melakukan reshuffle kabinet di tengah jalannya pemerintahan.

"Dinamika politik Indonesia yang penuh kejutan membuka peluang bagi Nasdem untuk bisa mendapat kursi menteri," kata Wildan.

"Rekam jejak Nasdem membuktikan, parpol ini tidak pernah menjadi oposisi. Andai dipaksa menjadi oposisi, Nasdem mungkin akan sulit beradaptasi dalam merespons tensi politik yang terjadi," pungkas Wildan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya