Berita

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, terus dipantau kondisi terkini terkait cedera pergelangan tangan yang dialaminya/PSSI

Sepak Bola

Jelang Laga Kontra Bahrain, Kondisi Maarten Paes Belum Dipastikan 100 Persen

SELASA, 08 OKTOBER 2024 | 18:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Timnas Indonesia tengah harap-harap cemas terkait kondisi kiper utama Maarten Paes. Kiper FC Dallas itu memang dikabarkan sudah terbang ke Bahrain dari Amerika Serikat untuk bergabung dengan skuad Garuda yang tengah berlatih untuk laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Kamis lusa, 10 Oktober 2024.,

Manajer Timnas Indonesia, Sumardji mengatakan, pihaknya terus menjalin komunikasi terkait proses pemulihan cedera ringan di bagian pergelangan tangan Paes.

“Maarten Paes besok siang, sekitar pukul 14.40 akan tiba di Bahrain. Tetapi tadi kami minta dokter tim (FC Dallas) untuk berkoordinasi dan cek kondisi terakhir sebelum terbang. Kalau kondisinya, semakin hari semakin membaik,” ungkap Sumardji, dikutip dari laman resmi PSSI, Selasa, 8 Oktober 2024.


Setibanya di Bahrain, Paes akan menjalani pemeriksaan lanjutan bersama dengan dokter tim. Pemeriksaan ini penting untuk menentukan kesiapan Paes dalam menghadapi Bahrain.

“Biar bagaimanapun besok ketika Maarten datang dokter akan langsung memeriksa kondisi terkininya seperti apa dan setelah itu baru bisa kita lihat apakah bisa dimainkan atau tidak,” imbuh Sumardji.

Sementara terkait dengan kondisi fisik para pemain lainnya, Sumardji mengaku optimistis. Para pemain terlihat sangat menikmati sesi latihan.

“Alhamdulillah kalau kondisi keseluruhan tim semuanya sangat baik, ini juga adalah latihan kedua tetapi ini hampir lengkap karena sudah 26 pemain yang bergabung sedangkan kemarin baru 15 pemain yang hadir. Kita melihat pemain berlatih dengan riang dan gembira,” bebernya.

“Harapannya, tanggal 10 melawan Bahrain, tim bisa tampil all out dan membawa pulang poin,” tandas Sumardji.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya