Berita

Momen saat Ridwan Kamil peluk Suswono di acara debat Pilkada Jakarta 2024/Tangkapan layar RMOL

Politik

Pilkada Jakarta 2024

Suswono Kehabisan Waktu Saat Pantun Penutup, Langsung Dipeluk RK

MINGGU, 06 OKTOBER 2024 | 20:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Momen tak terduga terjadi saat Cawagub nomor urut 1, Suswono, akan menyampaikan pantun penutup dalam debat perdana Pilkada Jakarta di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (6/10). 

Suswono gagal menuntaskan pantunnya karena telah kehabisan waktu. 

Sebelumnya, Cagub Ridwan Kamil menyisakan waktu 10 detik kepada pasangannya untuk menutup pantun. Sayangnya, ternyata waktu tersebut tidak cukup. 


"Jayakarta membuka jalan, sebelum Batavia ada Jayakarta. Dengan Bismillah ...," kata Suswono yang terlihat gugup dan berbelit membacakan pantun.

Tiba-tiba pantunnya terpotong saat moderator mengingatkan waktunya sudah habis. 

"Waktu habis pak Suswono, mohon maaf," timpal moderator.

Ridwan Kamil yang ada di sebelah Suswono, secara spontan memeluk Suswono. 

"Mohon maaf lahir dan batin nggak masalah," jawab Ridwan Kamil kepada moderator, sambil tersenyum dan ia pun memeluk Suswono.

Meski tak sempat menyampaikan pantun, pasangan ini tetap mendapatkan sambutan hangat dari para pendukungnya. 

Debat perdana pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta mengangkat tema  "Penguatan Sumber Daya Manusia dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global". 

Pilkada Jakarta diikuti tiga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Pasangan nomor urut 1 adalah Ridwan Kamil-Suswono yang didukung mayoritas partai.

Selanjutnya pasangan nomor urut 2 calon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana. Lalu pasangan nomor urut 3 Pramono Anung dan Rano Karno yang merupakan jagoan dari PDI Perjuangan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya