Berita

Ilustrasi

Bisnis

Rupiah Perkasa ke Rp15.122 per Dolar AS Pagi Ini

SENIN, 30 SEPTEMBER 2024 | 10:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang Rupiah dibuka menguat pada perdagangan awal pekan ini, Senin (30/9) pagi.

Mata uang Garuda itu bergerak ke level Rp15.122 per Dolar AS, menguat 4 poin atau naik 0,02 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu mayoritas mata uang Asia lainnya terpantau juga bergerak ke zona hijau hari ini. Won Korea Selatan melesat 0,23 persen, Peso Filipina tumbuh 0,04 persen, dan Baht Thailand naik 0,10 persen.


Selain itu, Ringgit Malaysia ikut menanjak 0,53 persen, dan Dolar Singapura 0,01 persen.

Sedangkan Yuan China melemah 0,06 persen, Yen Jepang minus 0,11 persen, dan Dolar Hong Kong melemah 0,02 persen.

Di sisi lain, mayoritas mata uang utama negara maju bergerak bervariasi. Tercatat Poundsterling Inggris menguat 0,05 persen, Dolar Australia melesar 0,29 persen, dan Dolar Kanada tumbuh 0,01 persen.

Sementara Euro Eropa melemah 0,02 persen dan Franc Swiss minus 0,05 persen pagi ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya